RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, memulai implementasi EMR (Electronic Medical Record) sejak tahun 2010 di Instalasi Rawat Jalan yang dikepalai Dr. Roestiniadi D.S., Sp.THT-KL. Latar belakang dari penerapan EMR ini adalah kebutuhan akan pengelolaan data rekam medik yang lebih terintegrasi dan terkonsolidasi, dengan kualitas data mengikuti standarisasi SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Planning). RSUD Dr. Soetomo sebagai Rumah Sakit Pendidikan sangat memerlukan EMR yang terintegrasi, sehingga data rekam medik dapat diakses untuk kebutuhan penelitian dengan lebih cepat, lengkap dan akurat.


EMRpasienEMR-gambarmuka

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat ini EMR (Electronic Medical Record) RSUD Dr Soetomo digunakan untuk melayani 3500 pasien per hari yang berkunjung ke sejumlah 34 unit rawat jalan dan 105 poliklinik. EMR ini dioperasikan langsung oleh 2000 Dokter Spesialis dan PPDS.
Berjalannya Sistem EMR ini ditunjang dengan infrastruktur jaringan Fiber Optic, Server dan Workstation yang merupakan satu segmen terintegrasi dari total infrastruktur RSUD Dr. Soetomo yang terdiri atas:

  • Jaringan Fiber Optic sepanjang 17.000 Meter
  • 47 Segmen Jaringan
  • 70 Distribution Switch
  • 1300 Node
  • Server 11 Unit
  • PC 1045 Unit  

 
Dengan mengimplementasikan Electronic Medical Record maka RSUD Dr. Soetomo memperoleh berbagai manfaat sebagai berikut:

  • Data menjadi lengkap dan sesuai standar (ICD X, ICD 9 CM)
  • Proses pencarian lebih cepat dan akurat
  • Abstraksi, pelaporan lebih mudah bahkan otomatis
  • Penyimpanan lebih ringkas, tidak memerlukan ruangan yang luas
  • Data dapat ditampilkan dengan cepat sesuai kebutuhan
  • Terintegrasi dengan LIS (Laboratory Information System) untuk hasil pemeriksaan laboratorium
  • Terintegrasi dengan PACS (Picture Archive Communication System) untuk hasil radiologi (MRI)

 

Dr. Trisiswati Indranarum Sp.KK"EMR di beberapa poli sangat membantu karena dengan mengisi EMR secara lengkap dokter bisa secara langsung membuka data untuk keperluan penelitian.
 Memang ada beberapa poli yang mengatakan bahwa ada kendala seperti fitur yang diperlukan belum ada atau tidak lengkap. Namun selama ini bila hal tersebut disampaikan maka akan segera ditambahkan sesuai dengan kebutuhan.
 Kendala yang lain adalah pada beberapa poli rotasi dokter terlalu cepat sehingga banyak dokter yang bekerja di poli tetapi tidak dapat memasukkan data pasien ke komputer, sehingga untuk mengatasi hal tersebut instalasi Rawat Jalan mengadakan pembekalan cara pengisian EMR 2 (dua) kali setiap bulan yang dipandu oleh PT. Buana.
 Saat ini beberapa poli sudah mengisi data resume pasien yang akan Rawat Inap sehingga pasien tidak perlu repot lagi membawa status tetapi hanya membawa satu lembar kertas ke IRNA. Dengan demikian akan mengurangi resiko hilangnya status."
 
Kepala Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Soetomo, Surabaya
Dr. Trisiswati Indranarum, Sp.KK

 

Copyright © 2019 PT Buana Varia Komputama